Monday, April 24, 2017

Ternyata Orang Bali Juga Gak Mau Ahok, Padahal Sebelumnya Teriak Bhinneka





Pusat Informasi Aswaja - Usai membuat postingan "dukung ahok untuk gubernur Bali" kemarin, saya banyak terima inbox dari teman-teman di Bali maupun warga bali yang tidak di Bali. Mereka umumnya protes atas apa yang saya tulis. Intinya, mereka tidak mau ahok sebagai gubernur bali. Karena di Bali masih ada warga asli yang hebat memimpin Bali.

Ada kata bijak yang mengatakan, "bahwa kejadian akan membuatmu tau akan kebenaran".

Sejak pilkada DKI belum dimulai, sebenarnya ahok sudah lebih dulu kampanye curi start dengan pengumpulan KTP. Dan sejak saat itu kehebatan ahok dengan segala kontroversialnya dibahas dan diputarbalikkan oleh pendukungnya. Saya mengutip apa yang di tuliskan oleh MADE SURYA HERMAWAN, dari namanya saya yakin dia adalah orang bali. Gak mungkin dari arab atau dari afrika sana.

Made menuliskan " Kenapa Orang Bali Suka Ahok?"

Kata made, linimasa media sosial saya hampir selalu dipenuhi oleh postingan positif tentang Ahok. Para pengguna media sosial itu memosting status, foto, juga tautan berita. Hingga yang paling ekstrim ada kalimat “kalau Ahok tidak disukai di Jakarta, bawa dia ke Bali untuk jadi Gubernur Bali”. Anehnya, itu dibuat sebagian besar oleh orang Bali. Lebih khususnya anak muda Bali.

Orang Bali meluangkan waktu, walaupun sekadar untuk menuliskan status atau berbagi informasi positif tentang Ahok. Memang bukan indikator kesukaan yang signifikan. Namun setidaknya, ini mencirikan mereka peduli tentang orang, sesuatu, atau peristiwa. yang berada jauh di Jakarta sana.

Hal lain yang bisa jadi menyebabkan kesukaan pada Ahok yaitu faktor kebosanan. Kebosanan masyarakat tentang politikus korup yang digerakkan partai. Mereka mungkin melihat sosok berbeda pada diri Ahok. Sosok yang berani, jujur, dan bersih. Pun tidak mudah dikendalikan partai. Mereka mungkin juga merindukan adanya pemimpin seperti itu di Bali.

Orang Bali memilih figur untuk dipercaya. Orang Bali mengemas rasa percaya dalam bingkai rasionalitas. Contoh: ketika Jero Wacik (orang Bali) dipanggil KPK dan ditetapkan sebagai tersangka, hampir tidak ada dukungan untuknya. Yang banyak hanya cibiran, bahkan makian, di media sosial. Tentu respon itu tidak sembarang muncul. Saya percaya ada alasan kuat dan masuk akal yang mendasarinya.

Saya merasa mulai muncul ikatan emosional orang Bali dengan Ahok. Seperti orang Bali dengan Soekarno.

Semoga, ketika pemilihan gubernur Bali nanti, orang Bali juga akan merasa memiliki Bali-nya sendiri. Memilih calon lebih dari sekadar partai. Menggunakan rasa dan rasio menakar calon gubernurnya sendiri.

Saya sering berpikir, kalau saja ada calon gubernur Bali yang menyerupai Ahok. Ketegasan, kejujuran, terobosan, dan gaya memimpinnya. Dia pasti menang mudah.


Tulisan di atas, adalah tulisan dari pegiat medsos yang menganalisa fenomena dukungan dari warga Bali untuk ahok. Kita mudah melihat dukungan itu dari mana datangnya, terlebih orang Bali. Nama mereka sudah jelas menunjukkan dari mana mereka berasal.

Saat NI LUH DJELANTIK (NLD) membuat postingan puja dan puji ahok mengalahkan kecintaan pada suami impornya, tanpa mencari referensi dari mana ia berasal kita sudah tau bahwa NLD adalah orang Bali. Begitu juga saat grup metro bali membahas ahok dengan suka cita dan membahas FPI dengan hujatan diselipkan bahasa daerah Bali. Saya juga paham bahwa mereka di Bali sangat suka ahok dan sangat benci FPI.

Tapi saat muncul petisi dukung ahok untuk gubernur Bali, mereka pada tidak berkenan. Seorang teman menyampaikan pesan di inbox bahwa postingan saya dicopas dan dituliskannya di grup metro bali. Sambutan netizen di sana malah menghujatnya dan menghapus postingan tersebut. Sempat saya baca komen yang muncul adalah "Bali masih ada putra daerah terbaiknya". Ini menandakan mereka masih memegang falsafah lebih baik pribumi memimpin di bali dari pada orang luar.

Sedikit termenung sambil menyalakan rokok, kalau warga Bali saja peduli dengan pribumi, kenapa saat FPI berkata pribumi malah disudutkan dengan berkata radikal? Kalau Bali bisa dikenal karena tolerannya atas segala keberagaman di sana, kenapa FPI tidak disebut yang sama?

Sebenarnya, petisi itu hanyalah polling bagaimana tanggapan warga Bali. Nila setitik rusak susu sebelanga, karena NLD, maka ada anggapan orang Bali juga demikian. karena masifnya orang Bali mendukung ahok, terlebih NLD, kita ingin lihat, apakah benar orang bali itu SUKA PADA AHOK seperti tulisan pak MADE di atas?

Mendukung ahok dilambangkan dengan cap sangat toleran dan bhinneka banget. Dan Bali juga di klaim sebagai daerah yang toleran karena mampu hidup di dua budaya, timur dan barat, karena Bali adalah daerah pariwisata. Tapi saat ahok dilempar ke sana, ternyata orang bali masih suka pribumi yang memimpin daerahnya..☺☺.

Warga Bali sama dengan saya, saya pun ingin daerah saya dipompin oleh pribumi demikian juga dengan Jakarta juga ingin dipimpin oleh pribumi.

"Tapi ahok kan pribumi juga, dia orang indonesia saat ini..jangan sebut ahok bukan pribumi dong. Rasis itu namanya.."..

Saya gak akan jawab...nunggu NLD yang menjawabnya.

Saat benda itu berada di luar, kita berkata bisa menerimanya dan sangat indah bicara TOLERANSI DAN BHINNEKA. Tapi Saat benda itu dihadapkan pada kita, akan banyak bunyi yang keluar bermuara pada satu kata..TOLAK.

Thursday, January 19, 2017

AKANKAH FPI AKAN DI BUBARKAN ???






AKANKAH FPI AKAN DI BUBARKAN ???
Ratusan orang yang tergabung dalam berbagai organisasi massa di Bandung ingin menuntut pembubaran FPI ( Front Pembela Islam ) yang dipimpinan oleh Habib Rizieq Shihab, pada Kamis (19/01/2017). Aksi ini berlangsung pada pagi hari dan tepat satu pekan setelah ormas GMBI  (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) bentrok dengan FPI.
Demonstrasi di Kota Bandung diikuti simpatisan ormas GMBI, Laskar Garuda, Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat) dan serta sejumlah orang yang mengaku santri dari Cirebon, Jawa Bara mereka menuntut pembubaran FPI ( Front Pembela Islam )
Kepada BBC Indonesia, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan, "Jumlah massa sekitar hampir ribuan orang." Ingin menuntut pembubaran FPI ( Front Pembela Islam )
Ketika ditanya dari mana angka itu, dia menjawab, "Kita memperkirakannya karena biasa ada demonstrasi di situ. Dari titik kumpulnya, situ kita perkirakan. Hampir tiap hari orang demonstrasi di sana."
Raden Sigit Permadi Purbaningrat, Sekjen Forum Santri Wilayah III Jawa Barat, mengaku membawa 300 orang yang mewakili paguyuban padepokan di Cirebon.
"Kami hanya ingin oknum-oknum dari FPI bisa ditindak tegas biar tidak ada kekisruhan dan kesalahan yang di mana antar sesama muslim diadu domba. FPI memang muslim tetapi tidak muslim keseluruhan. Kami menunjukkan bahwa kami adalah muslim yang cinta dengan kedamaian," ujarnya.


Tuesday, December 27, 2016

Wahai Media Islam, Waspadailah Kaum Munafiq Yang Benci Kebenaran Ditegakkan


PusatInformasiAswaja - Mengingat akan maraknya penangkapan akan para wartawan media Islam, baik media offline maupun Online, maka dari itu kami selaku tim redaksi Pusat Informasi Aswaja / mediaaswaja menarik kesimpulan bahwa ada beberapa pihak yang memang tak senang akan perjuangan media-media Islam yang berkata sesuai fakta apalagi media-media yang membela Agama Allah ini.

Maka himbauan kami kepada seluruh Media Islam untuk senantiasa berkata sesuai fakta, dan rapatkan barisan, perkuat hubungan baik antar sesama media Islam.

Andaikata kedepannya diantara kita para wartawan media Islam kembali diringkus atas dasar tuduhan-tuduhan yang kira-kira tak masuk akal, maka hendaknya kita persatuan para media Islam merapatkan barisan dan membela saudara kita yang diintimidasi oleh pihak-pihak tertentu.

"Barangsiapa ingin menguasai dunia, hendaklah ia kuasai medianya" hari ini kaum Liberal, kafir, Sekular, Pluralisme Komunisma dan lain-lain sudah begitu bengisnya memperkosa opini-opini yang beredar di masyarakat, mereka memutar balikkan fakta, hanya demi kepentingan pihak tertentu.

Ayo Pejuang Media !!!
Rapatkan Barisan
Bela Agama Allah Dengan Caramu
Jangan Gentar Dengan Penjara
Sesungguhnya Adzab Allah Lebih Pedih Lagi Menyakitkan


Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar


Monday, December 26, 2016

Allahuakbar!! Islam siap "lempar jumrah" bila penista agama tetap dibebaskan

Pusatinformasiaswaja - Imam Besar FPI tampil sebagai penceramah di acara Maulid Nabi Muhammad SAW, yang berlangsung di TPI Lampulo Pelabuhan Samudera, Gampong Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh,  Senin (26/12/2016) malam.

Di hadapan ribuan orang yang hadir, Habib Rizieq mengupas tentang kepemimpinan Islam yang berpedoman pada Al Quran atau hukum-hukum Allah. "Hukum Allah adalah yang paling bagus. Lalu, kalau kita mau menegakkan hukum Allah, kalau kita mau singkirkan hukum jahilyah, bagaimana cara?" kata Habib.

Allah, kata Habib Rizieq, sudah menjawabnya di Surat Al Maidah Ayat 51. "Hai orang-orang yang beriman, jangan sekali-kali mengambil orang yahudi, orang nasrani sebagai aulia," katanya. "Pemimpin adalah puncak dari semua makna. Jika dia sudah menjadi pemimpin, maka harus jadi teman setia, kalau sudah jadi pemimpin, maka harus jadi orang dekat yang dipimpin, harus mengurus dan mengatur, harus melindungi dan menolong," kata Habib Rizieq. “Apakah orang kafir boleh jadi pemimpin?” Rizieq bertanya lantang. "Tidaaak!" jawab hadirin.

Habib Rizieq mengatakan, setiap umat Islam yang beriman wajib menjalankan perintah Allah tersebut. Surat Al Maidah Ayat 51 adalah Firman Allah dan hukum Allah adalah yang tertinggi dari segala hukum yang ada di dunia ini. “Ayat suci Al Quran lebih tinggi dari konstitusi,” katanya.

Rizieq menyindir sikap segelintir umat Islam yang kerap mengatakan, “Lebih baik pemimpin kafir yang bekerja jujur ketimbang pemimpin muslim tapi korup.” Menurut Rizieq, pemahaman ini jelas keliru, terutama dalam mengambil poin perbandingan. “Kok orang jujur dibandingkan dengan orang korup. Mana lebih baik jika ada pemimpin kafir cerdas, ada pemimpin muslim cerdas, mana lebih baik?” katanya. “Muslim,” jawab hadirin.

Dan sesunggahnya orang islam yang menganggap si kafir lebih baik dari orang islam, ia telah murtad. Karena sebaik-baik agama adalah agama islam.
2004 Hadir Sebagai Relawan Kemanusiaan, 2016 Kunjungan Beliau Sebagai Pahlawan Islam

PusatInformasiAswaja - 12 Tahun silam kunjungan terakhir beliau ke Aceh sebagai relawan kemanusiaan yang turut mengevakuasi korban gempa dan tsunami di Aceh, kini sosok piawai Habib Rizieq Shihab Rahimahullahu Ta'ala kembali mengunjungi Banda Aceh sebagai sosok "Pahlawan Islam" , bagaimana tidak, semenjak riuhnya kasus penistaan agama oleh Ahok yang menghina QS.Al-Maidah 51, Habib Rizieq Shihab muncul kepermukaan bak "Pahlawan" yang mati-matian membela Agama Allah yang sedang di hina oleh si kafir harbi Penista Agama.

Dengan beberapa ulama dan ormasnya yang memiliki jutaan massa di seluruh Indonesia, habib Rizieq Shihab atas bantuan Allah SWT mendatangkan massa ke Jakarta dengan tujuan menuntut agar si Penista Agama diseret ke Penjara, aksi-aksi tersebut terangkum dalam AKSI BELA ISLAM I,II,III.

Walaupun hingga saat ini kasus Ahok masih sangat bertele-tele dalam proses pengusutan, Habib Rizieq beserta beberapa Ulama & Habaib terus menyerukan kepada seluruh kaum muslimin untuk terus mengawal kasus ini agar tak diintervensi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Hari Ini tepat 12 Tahun sudah pasca Tsunami di Aceh, kedatangan habibana Muhammad Rizieq Shihab Rahimahullahu Ta'ala sangat di elu-elukan oleh semua kaum muslimin Aceh, bagaimana tidak, hampir beberapa tokoh agama dan masyarakat beramai-ramai berangkat ke Banda Aceh hanya untuk bertemu dan mendengarkan petuah-petuah dari sang imam FPI.

Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar semoga Habib Rizieq Shihab Rahimahullahu Ta'ala senantiasa bisa mengunjungi masyarakat Aceh dalam rangka memperkuat ukhuwah

Amiin ya Rabbal alamin

Sunday, December 25, 2016

Ini alasan kenapa sepatutnya ahok dipenjarakan

PusatInformasiAswaja- Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) Rico Sinaga menilai, wajar jika saat ini banyak orang menginginkan Gubernur DKI nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera dijebloskan ke penjara.

Menurut Rico, keinginan banyak orang agar Ahok dipenjara bukan semata-mata dia berstatus terdakwa kasus penistaan agama dengan ancaman hukuman diatas lima tahun.

Namun, kata dia, Ahok memang layak dibui lantaran terseret sejumlah kasus dugaan korupsi di Pemprov DKI. Bahkan diantaranya sudah ditangani aparat penegak hukum. “Sebut saja kasus dugaan korupsi RS Sumber Waras, pembelian lahan Rusun Cengkareng, Reklamasi Teluk Jakarta serta penyalahgunaan dana CSR (corporate social responsibility),” kata Rico. ‎Bahkan, yang terbaru Ahok nyaris mengemplang keuangan daerah hingga Rp 479 miliar karena ngotot membeli lahan eks Kedubes Inggris. Padahal faktanya lahan tersebut milik pemerintah pusat yang disewakan kepada Kedubes Inggris sejak 1961 silam.

Tragisnya, dari sederet kasus hukum yang mencuat, Ahok seolah selalu berupaya memberikan kesan kepada masyarakat bahwa ia tidak mengetahui sama sekali terjadinya kongkalikong antara oknum di Pemprov dengan pihak penjual lahan.
Atas kejadian tersebut, Ahok pun dengan gegap gempita akhirnya memecat para anak buahnya atas tudingan maling. “Strategi Ahok berusaha ‘main cantik’ agar tampak selalu bersih di masyarakat,” ungkap Rico.

Disisi lain, lanjut Rico, apabila kemarin PDI Perjuangan mengusung Djarot Saiful Hidayat menjadi calon gubernur DKI, maka kemungkinan besar dapat meraup suara mayoritas. “Sayangnya PDI Perjuangan malah melirik Ahok yang bukan kader sendiri serta memiliki resistensi besar dan terakhir, mulut Ahok (penistaan agama Islam) mengancam perpecahan NKRI,”
Ikut Hina Al-Maidah Seperti Ahok, Wanita Muka Pembantu Ini Di Bully dan Di Doakan Agar Menjadi Duta BH Berdaki Oleh Netizens
PusatInformasiAswaja - ada-ada saja ulah wanita ini, entah apa yang terbersit di benaknya, dengan gayanya yang konyol dan rada-rada bego dia menghina Kalamullah QS.AL-Maidah 51

Bukannya bisa mengambil pelajaran dari kasus Ahok, wanita tolol yang konon katanya TKI ini malah ikut menghina dengan kejinya

Uniknya dalam video yang berdurasi 59 detik tersebut terdapat hal ganjil, yaitu entah disengaja ataupun lupa, tepat di sebelah belakang kiri wanita tersebut terdapat BH (Kutang) yang entah milik siapa, malah netizens mengatakan bahwa BH tersebut adalah milik majikan perempuan tolol itu, karena wajahnya yang mirip pembantu
Hahahahahhaha



Dan bahkan di jejaring sosial Instagram telah muncul hastag #ganyangbabubego

Hahahaha semoga wanita ini segera bisa menyusul Ahok sebagai tersangka

Amiin

Thursday, December 22, 2016

Allahu Akbar!! janji rasulullah islam akan bangkit kembali di akhir zaman



PusatInformasiAswajaa- umur duni kini telah semakin tua. Islam yang merupakan agama yang benar dijanjikan akan berjaya oleh rasulullah diakhir umur dunia nanti. Perpecahan dan perang yang terus menindas dan menghancurkan  umat islam kiranya menjadi suatu kekuatan baru. Kerakusan dan ketamakan kafir ingin menguasai dunia tidak pernah ada henti-hentinya. Hingga apapun akan mereka lakukan demi tercapainya cita-cita mereka itu.

Diindonesia sendiri, berawal dari kasus penghinaan Alquran, umat islam yang berada dari setiap ujung negeri menjadi bersatu. Kita terasa seperti satu keluarga bahkan takpernah memandang sekalipun. Aliansi dari setiap daerah hingga dunia semakin kokoh terbentuk untuk terciptanya penegakan hak dan kebenaran dimuka bumi ini.

Apakah ini akhir dari umur dunia? Tentu tidak ada satupun yang dapat memastikannya. Yang pasti, islam akan semakin jaya bila kita selalu bersama dan bersatu selamanya.
Gawat !! Sebarkan !! Jangan sampai Komunis dinegeri ini hadir kembali


Pusatinformasiaswaja- sejak beberapa bulan terakhir ini isu keras mengenai bangkit kembali partai komunis mulai gencar terdengar. Kegaduhan dan kekhawatiran mulai muncul kembali berkaitan dengan rezim besar yang dulunya pernah membuat pertumpahan darah dan telah lama mati.

Menurut pandangan ahli sejarah, kebangkitan komunis diindonesia saat ini bukan lagi isapan jempol belaka. Mereka mulai merangkak perlahan-lahan hingga akhirnya akan kembali hadir dengan pasukan dan aliansi yang besar.
Menguasai NKRI adalah tujuan utama dari rezim ini. Mengingat pertumpahan darah dimasa lampau yang pernah melanda di negeri ini, sudah sepatutnya pemuda sebagai tameng terbesar bangsa ikut serta membantu dan menindak untuk menolak keras segala ideologi yang mendukung kemunculan rezim ini.

Masyarakat miskin, organisasi, mahasiswa dan masyarakat yang lemah ideologi kebangsaannya akan mudah sekali terpengaruh untuk ikut terjun ke warna merah ini. Tentu ini masalah besar yang perlu sama-sama kita hindarkan. Jangan sampai ada lagi pertumpahan darah selanjutnya di NKRI kita ini.
Allahuakbar, Rakyat Suriah Meminta Pertolongan Kepada Para Pejuang Aceh

PusatInformasiAswaja - Foto-foto ini di unggah pertama kali oleh akun Facebook "Muhammad Nur Mukhtar" di foto tersebut terdapat beberapa orang anak Suriah yang meminta tolong kepada para pejuang Aceh.
Pejuang Aceh yang mana?
Para pahlawan kah?
Atau Para Pejuang GAM?

Hingga berita ini dilansir, pihak media kami masih menelusuri kebenaran foto ini dan sedang menelaah akan makna dari tulisan tersebut.

Jujur, saya sebagai masyarakat Aceh ikut bangga dengan foto tersebut.

Rupanya perjuangan rakyat Aceh dulu kini dikenang walau hanya dalam bentuk tulisan

Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar

Wallahu a'lam


Hei Pemerintah !!! Jangan Kau Coreng Kultur Islami Di Aceh Dengan Mengedarkan Uang Cut Meutia Tanpa Hijab

PusatInformasiAswaja - Akhir-akhir ini NKRI dihebohkan dengan munculnya uang rupiah desain baru.
Hal ini rupanya tak disambut hangat oleh sebahagian masyarakat Aceh yang kecewa akibat Uang Pecahan Rp.1000, dikarenakan didalam uang tersebut tertera gambar sosok tokoh pahlawan wanita kebanggaan masyarakat Aceh, yaitu Cut Meutia.

Apa sebab mereka marah?
Rupanya di foto tersebut terdapat wajah Cut Meutia yang tak memakai tutup kepala atau hijab.
Tentunya hal ini menyulut amarah dan berbagai komentar pedas dari masyarakat yang intelektual maupun yang awam.

Bagaimana tidak, Aceh yang dikenal sebagai Syariat Islamnya justru hari ini dicoreng oleh pemerintah yang mengedarkan uang Cut Nyak Meutia Tanpa hijab.

Anggota DPRA dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Asrizal H Asnawi juga mengatakan bahwa hal tersebut sangat tidak baik dikarenakan merusak citra Islam di Aceh yang dimana Aceh dikenal dengan syariat Islam nya justru terlihat seperti tak mencerminkan Islam ketika melihat tokoh pada uang pecahan Rp.1000 tersebut.

Bahkan, Admin Mediaaswaja pernah mengunjungi Rumah Peninggalan Cut Meutia di Matang Kuli dan kami sempat bertemu dengan penjaga rumah beliau lalu kami bertanya tentang profil beliau,
Penjaga mengatakan bahwa sosok beliau adalah sosok wanita muslimah yang taat kepada Allah RasulNya, tak hanya pahlawan, beliau pun rupanya sosok guru mengaji di kampungnya.


Nah, lantas wajar kah menurut anda masyarakat Aceh marah bahkan menuntut pemerintah menarik uang tersebut dari edaran?

Kami pun selaku bagian dari masyarakat sangat kecewa dengan pemerintah yang terkesan mencoreng nama pahlawan Aceh yang religius tersebut, karena hal tersebut sungguh sangat mencoreng Syariat Islam yang berlaku di Aceh

Wallahu a'lam


Tuesday, November 15, 2016

Kaum Muslimin Dihimbau Agar Terus Mengawal Kasus Ahok


PusatInformasiAswaja - Allahuakbar, alhamdulillah setelah mengadakan gelar perkara terbuka akhirnya Kapolri menetapkan status Ahok menjadi tersangka.

Untuk itu kami selaku admin Pusat Informasi Aswaja menghimbau agar seluruh kaum muslimin di NKRI agar selalu memantau dan mengawal perkembangan kasus Tersangka Ahok agar tetap berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Apakah ini hanya peredam aksi 25 Nov?
Atau ini murni tegaknya hukum?
Mari terus kawal kasus ini hingga ahok berubah status menjadi terpidana, jangan sampai dia menang di pra peradilan


Ingat wahai penegak hukum!
Kami terus memantau dan mengawal!
Andai saja ini hanya permainan dari skenario busukkmu, maka bersiaplah Aksi Bela Islam III tetap kami jalankan!


#mediaaswaja

Monday, November 7, 2016

Dugaan rusuhnya 4 November di Sebabkan Komando lain !!!




PusatInformasiAswaja -  Saat terjadinya kerusuhan tanggal 4 November 2016 lalu, Kapolri sudah memerintahkan dengan tegas agar tembakan dihentikan. Namun para petugas tidak peduli. Mereka terus menembak yang banyak menjatuhkan korban. Tembakan gas air mata yang membuat sebahagian pendemonstran terkena membuat mereka menjadi korban keganasan tembakan gas air mata. 
Sungguh aneh, Kenapa bawahan tidak patuh pada atasannya? Padahal di dunia kepolisian dan militer biasanya para bawahan selalu patuh pada komando atasan.
Keanehan ini menimbulkan pra-duga yang tak terhindarkan : Ada KOMANDO LAIN pada insiden kerusuhan tersebut. Namun kita belum tahu, siapa ORANG LAIN tersebut. Yang jelas, dia pasti orang yang SANGAT KUAT pengaruhnya. Lebih kuat dari Kapolri.
Siapakah dalang dibalik ini semua ini?

Wallahu 'alam. AllahuAkbar 

Sunday, November 6, 2016

FPI ACEH : Hei Jokowi, Kami Bukan Anjing Menggong-gong

PusatInformasiAswaja Akibat terjadinya penyerangan terhadap kaum muslimin demonstran Aksi Bela Islam II di Jakarta, FPI Aceh Menuntut Jokowi Bertanggung Jawab

Kami  mewakili Ulama Aceh dan FPI aceh mendesak Jokowi harus bertanggung jawab atas penyerangan ummat Islam dg Gas Air Mata pada aksi bela islam tgl 4 nopember 2016 di depan istana.

Kami sangat kecewa dengam sikap jokowi yang tidak peduli dengan tuntutan rakyat untuk menghukum penista agama.

Apakah jokowi tidak pernah baca di berbagai media bahwa seluruh indonesia terjadi unjuk rasa yang dilakukan oleh ummat islam yangg menuntut ahok diproses secara hukum dengan cepat dan MUI udah keluarkan fatwa bahwa perkataan ahok itu telah menghina al quran.

Wahai jokowi itu yg demo diberbagai daerah tidak ada kepentingan dengan pilkada dan tidak ada urusan dengan kepentingan politik tapi kami ummat islam punya hak juga di negeri ini karena negeri ini diperjuangkan oleh nenek kami dengan darah dan nyawa maka jokowi harus hargai ummat islam jangan anggap kami anjing menggong gong kafilah berlalu .

Jangan si ahok yg pendatang yg kafir dibela mati matian. Kami ragu ada apa jokowi dengan ahok apakah ada hubungan saudara atau ada hubungan lain, dan juga kami kecewa terhadap kabinet jokowi kenapa tidak menyampaikan kepada jokowi bahwa ummat islam seluruh indonesia sudah sebulan menyuarakan dimana mana agar ahok segera ditangkap.

Apa bapak telah menutup mata dan telinga terhadap kemauan ummat islam dan kemarahan ummat islam . 
Karena keterlambatan jokowi menangani masalah ini sehingga kami dari berbagai macam penjuru negeri ini dengan biaya sendiri turun ke Jakarta untuk menyampaikan tuntutan kami kepada presiden kami datang dengan baju putih kami mulai dari masjid tanpa kami bawa senjata tanpa kami bawa batu dan lain nya untuk merusak  kami nggak bawa satu pisau pun tapi kenapa kami dan ulama kami dan guru kami ditembak dengan gas air mata apakah istana itu milik pribadi jokowi dan apakan jalan raya depan istana itu milik pribadi jokowi sehingga kami di usir dg gas beracun  dengan alasan untuk membubarkan massa kami bisa diracuni sembarangan apakah kami di anggap babi liar atau hama yg bisa di racuni sembarangan.

Kami juga kecewa terhadap sikap polisi yg tega meracuni ummat islam dengan gas air mata sehingga ummat islam harus lari dalam keadaan jatuh bangun .

Sungguh biadab jutaan ummat islam pribumi  tega diracuni demi ahok kafir pendatang, maka kami atas nama bangsa Aceh yg telah menyumbang besar untuk kemerdekaan indonesia nenek kami tak pernah lelah dalam melawan belanda nenek kami telah menyumbang emas untuk beli pesawat agar sukarno bisa keliling dunia untuk diplomasi.

Yang beli pesawat seulawah dara bukan nenek si ahok tapi nenek kami  maka kami tidak bisa terima di kala kami orang aceh sekali kali datang kedepan istana untuk menyampaikan aspirasi ummat islam kami di usir dengan racun sehingga pemuda aceh banyak yg menahan sakit akibat sesak sungguh biadab.

Maka jangan salah kan kami jika kami kecewa tapi ahok dan jokowi yg buat kami kecewa bila NKRI runtuh bila bhineka tunggal ika ternodai itu keselahn jokowi karena menutup mata dan telinga dikala ummat islam bersuara.

Ttd Tgk muslim at thahiri. Saya bicara ini mewakili pimpinan pesantren di aceh dan mewakli fpi aceh dan mewaklili keluarga besar cut nyak mutia  pahlawan nasional.

Terkait Teror BOM di Vihara Pusong, Ketua DPD FPI ACEH Angkat Bicara


PusatInformasiAswaja -  Telah Ditemukan BOM di sekitaran Vihara Budha Tirta Pusong, Lhokseumawe.

Hal tersebut tak terpisahkan dari persepsi masyarakat yang menganggap ada kaitannya dengan FPI Aceh dan Aksi Bela Islam II 4 Nov lalu.

Oleh karena itu Abi Muslem At Thahiry angkat bicara melalui media kami PusatInformasiAswaja.

Beliau mengungkapkan bahwa :

"Itu kerjanya propakator mungkin untuk mengalihkan isu penistaan agama yg dilakukan ahok ..dan mungkin saja yg lakukan pendukung si ahok .ini sungguh biadab pekejaan orang orang yg tidak bertanggung jawab dan kita mendesak polisi untuk mengungkap tuntas pelakunya karena telah mengalihkan isu kepada isu sara. Dan kita himbau kepada ummat islam untuk tidak terpancing dan kita wajib fokus untuk mendesak penangkapan si ahok."  


Kaum muslimin, hal ini menurut kami hanyalah ulah provokator yang ingin mengalihkan isu agar Ketua FPI Aceh di penjara, atau hanya ingin kasus ahok ini segera di hentikan atau justru bentuk kekesalan si pelaku terhadap agama mereka yang di hina oleh Ahok.


Semoga Allah memberi kemenangan kepada pejuang agama dalam kasus ahok.


Dan pihak kepolisian segera mengungkapkan identitas pelaku teror bom


Amin