Friday, November 4, 2016

Aksi Bela Islam II Ricuh, Sekretaris Dewan Tanfidzi DPW FPI Kota Lhokseumawe Angkat Bicara


PusatInformasiAswaja - Semalam tepatnya di ibukota DKI Jakarta terjadi chaos akibat adanya provokator dari pihak-pihak yang sengaja ingin menimbulkan suasana.
Hal tersebut akhirnya berbuah korban yang dimana semenjak tadi malam sudah terdapat beberapa korban yang syahid, sedangkan guru ngaji tersebut meninggal akibat tak kuasa menahan gas air mata yang disemprotkan pihak keamanan dengan dalih memukul mundur demonstran.

Belum lagi kita bicara masalah korban cedera, dari pihak guru kita yang terkena imbasnya adalah KH.Arifin Ilham, Syaikh Ali Jabeer, dan masih banyak lainnya.

Bahkan kami baru mendapat info bahwa salah seorang laskar FPI Aceh Jaya pun hingga saat ini masih berada di rumah sakit setempat.

Hal ini mengundang berbagai reaksi dari kaum muslimin, dan semalam kami menghubungi Sekretaris Dewan Tanfidzi DPW FPI Kota Lhokseumawe yang dimana beliau mengungkapkan : 
"Kami FPI Lhokseumawe mengutuk keras aksikekerasan yang dilakukan oknum aparat terhadap kaum muslimin pembela agama Allah di jakarta, apalagi sampai memakan korban ulama, presiden kita malah kabur ke bandara lalu dia cuma sedikit bicara pas setelah chaos, ini percuma. Lagipun dia berbicara dengan kalimat-kalimat provokasi, sebagaimana di video yang saya tonton, jokowi mengatakan sungguh sangat disayangkan karena demo kemarin ditunggangi elit politik, itu kata dia, bukannya nangkap ahok, malah memprovokasi ummat.

Jadi saya ingatkan ya, jangan main-main dengan kaum muslimin, jangan coba-coba menabuh genderang perang, kami selaku warga negara yang baik sudah mencoba mengikuti jalur hukum, jangan sampai nanti emosi masyarakat sudah meledak sampai mereka angkat senjata untuk memerangi kafir-kafir yang ada di NKRI" pungkasnya.

Dari semalam beliau beserta rekan-rekan lainnya masih menunggu instruksi selanjutnya dari DPP FPI tentang kelanjutan demo dengan tema AKSI BELA ISLAM II ini.

Allahuakbar, semoga kemenangan di pihak kaum muslimin, allahumma amin

Previous Post
Next Post

post written by:

0 comments: