Bahkan salah satu panitia penyelenggara memberikan saran agar band tersebut membawakan lagu-lagu rohani yang sedikitpun mengandung unsur-unsur pelanggaran, hal tersebut langsung dibantah oleh pihak tokoh agama yang mengatakan bahwa mustahil mereka membawa lagu rohani karena itu sudah bertentangan dengan aliran band mereka.
Dalam hal ini pihak ulama tetap menegaskan bahwa konser HARAM dilaksanakan, apalagi konser besok hari tidak mendapatkan rekomendasi dari MPU Kota Lhokseumawe. Pihak tokoh-tokoh agama menyarankan agar acara besok diganti dengan dzikir, rapa'i, atau yang berbau Islami lainnya.
Dan pula pihak panitia mengatakan bahwa keputusan ada atau tidaknya konser besok berada di tangan pemuka agama. Maka para pemuka agama setempat tetap bersikeras bahwa konser besok tetap harus batal.
Hingga berita ini dilansir, pihak panitia masih meminta waktu untuk berembuk kembali perihal pencarian solusi pengganti acara konser besok.
Musyawarah tertutup yang dilaksanakan di Masjid Ujong Pacu ini ditutup dengan permintaan maaf para EO yang meminta maaf kepada pihak Pemuka Agama, deraian air mata pun tak terbendung oleh pihak EO ketika memeluk dan memohon maaf kepada pihak alim ulama setempat.

0 comments: