Saturday, October 22, 2016

Akhlak Seorang Bocah akhir zaman , melawan gurunya sendiri




Pusat Informasi Aswaja - Beredar video melalui Facebook berisi tayangan siswa Sekolah Dasar (SD) melawan ibu gurunya. Entah apa masalahnya, anak itu terlihat amat marah saat hendak dinasihati oleh Ibu Guru itu.

Video yang diunggah oleh akun Facebook bernama Yvei Chapter Rimbo Bujang diakses  pada Jumat (21/10/2016). Video itu sudah di unggah sejak Kamis (20/10) kemarin dan mendapat 906 reaksi suka (likes), 505 reaksi marah, 2909 reaksi sedih, 210 reaksi terkejut, 15 reaksi senang, dan delapan reaksi bersimbol cinta. 


Guru merupakan sosok yang paling berharga dalam hidup. Tidak akan ada seorang dokter, insinyur, pilot, dan profesi membanggakan lainnya, jika tidak ada guru. Ya, guru merupakan salah satu orang yang paling berjasa dalam hidup. Maka, sudah selayaknya menghormatinya.


Menghormati guru juga dianjurkan dalam Islam. Jika mengaku sebagai orang yang beriman, maka lakukanlah apa yang telah menjadi ketentuan dalam syariat Islam. Termasuk dalam hal ini menghormati guru.


Para Salaf, suri tauladan untuk manusia telah memberikan contoh dalam penghormatan terhadap seorang guru. Sahabat Abu Sa’id Al-Khudri Radhiallahu ‘Anhu berkata, “Saat kami sedang duduk-duduk di masjid, maka keluarlah Rasulullah , kemudian duduk di hadapan kami. Maka seakan-akan di atas kepala kami terdapat burung. Tak satu pun dari kami yang berbicara,” (HR. Bukhari).


Padahal, Islam sebagai agama yang sempurna sangat memuliakan seorang guru. Dalam Islam, guru memiliki kedudukan yang tinggi karena guru merupakan orang yang berilmu. Allah SWT berfirman, “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan,” (QS. Al-Mujadalah: 11).
Previous Post
Next Post

post written by:

0 comments: