Pusat Informasi Aswaja - Beredar video melalui Facebook berisi tayangan siswa
Sekolah Dasar (SD) melawan ibu gurunya. Entah apa masalahnya, anak itu terlihat
amat marah saat hendak dinasihati oleh Ibu Guru itu.
Video yang diunggah oleh akun Facebook bernama Yvei Chapter Rimbo Bujang diakses pada Jumat (21/10/2016). Video itu sudah di unggah sejak Kamis (20/10) kemarin dan mendapat 906 reaksi suka (likes), 505 reaksi marah, 2909 reaksi sedih, 210 reaksi terkejut, 15 reaksi senang, dan delapan reaksi bersimbol cinta.
Video yang diunggah oleh akun Facebook bernama Yvei Chapter Rimbo Bujang diakses pada Jumat (21/10/2016). Video itu sudah di unggah sejak Kamis (20/10) kemarin dan mendapat 906 reaksi suka (likes), 505 reaksi marah, 2909 reaksi sedih, 210 reaksi terkejut, 15 reaksi senang, dan delapan reaksi bersimbol cinta.
Guru merupakan sosok yang paling berharga dalam hidup. Tidak akan
ada seorang dokter, insinyur, pilot, dan profesi membanggakan lainnya, jika
tidak ada guru. Ya, guru merupakan salah satu orang yang paling berjasa dalam
hidup. Maka, sudah selayaknya menghormatinya.
Menghormati
guru juga dianjurkan dalam Islam. Jika mengaku sebagai orang yang beriman, maka
lakukanlah apa yang telah menjadi ketentuan dalam syariat Islam. Termasuk dalam
hal ini menghormati guru.
Para
Salaf, suri tauladan untuk manusia telah memberikan contoh dalam penghormatan
terhadap seorang guru. Sahabat Abu Sa’id Al-Khudri Radhiallahu ‘Anhu berkata,
“Saat kami sedang duduk-duduk di masjid, maka keluarlah Rasulullah , kemudian
duduk di hadapan kami. Maka seakan-akan di atas kepala kami terdapat burung.
Tak satu pun dari kami yang berbicara,” (HR. Bukhari).
Padahal, Islam sebagai agama
yang sempurna sangat memuliakan seorang guru. Dalam Islam, guru memiliki
kedudukan yang tinggi karena guru merupakan orang yang berilmu. Allah SWT
berfirman, “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang
yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa
yang kamu kerjakan,” (QS. Al-Mujadalah: 11).

0 comments: