Thursday, June 30, 2016

Setelah Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA), dan Front Pembela Islam (FPI), Kini Giliran Pengusaha di Nagan Raya yang Angkat Bicara Soal Konser Cita-Citata


PusatInformasiAswaja - Said Al-Mahzali atau yang akrab disapa "yed keubon" salah seorang pengusaha asal Nagan Raya ikut angkat bicara soal konser-konser yang kerap merusak Citra Islam dan Kultur Masyarakat Aceh.

Beliau mengungkapkan, bahwasanya
"Kita masih dalam suasana silaturahmi dihari Raya Idul Fitri 1437 H jangan diusik dengan hiburan yang tidak bermanfaat, Aceh berbudaya Islam, Islam di Aceh sudah menjadi darah daging, jadi sekali lagi saya sampaikan bahwa saya sangat mendukung langkah langkah Ulama".

Selain Said Al-Mahzali, banyak dari masyarakat Nagan yang menolak keras konser yang kerap mengundang maksiat tersebut, hasil survey ini kami ukur dari banyaknya komentar negatif masyarakat Netizen Aceh wilayah Nagan kepada Cita-citata dan konser yang alan dilaksanakan di bumi serambi mekkah ini.

Hingga saat ini, pihak-pihak terkait tengah  "duek mufakat" (Duduk Rapat) untuk wacana kedepan guna membatalkan konser 12 Juli mendatang.

(Penulis : Sang_Laskar)
Previous Post
Next Post

post written by:

0 comments: