Friday, June 24, 2016

Ingat !!! Jangan Macam-macam Dengan Aqidah Ketika Anda Berhadapan Dengan Orang ACEH !!!


Sebagai satu-satunya tempat daerah yang menyandang gelar "Serambi Mekkah" Aceh memiliki keunikan sendiri di berbagai aspek, mulai dari adat, budaya, makanan, dan hiburan yang tak terlepas dari tali Syari'at Islam.
tak hanya itu, Aceh juga dikenal dengan masyarakatnya yang ramah tamah dan religius.
sejak zaman Sulthan Iskandar Muda Aceh sudah memiliki pegangan kuat yaitu Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah, yang dimana disini (Aceh) sangat kuat agamanya dan sangat menghormati tokoh agamanya
Di Aceh, Ulama bak "Sang Raja" yang sangat dimulyakan dan dicintai rakyatnya, karena ulama dimata orang Aceh laksana sosok ayah yang mengayomi dan terus-menerus memberi petunjuk bagi anak-anaknya (masyarakat) untuk menuju surga yang indah nan menyenangkan, maka tak heran bia kita temui para pencaci maki ulama, penyebar aliran sesat, orang murtad dan penista agama lainnya yang harus kehilangan nyawanya di tangan masyarakat yang sangat-sangat fanatik pada agama dan tokoh agamanya.
seperti kasus aliran sesat Tgk Ayyub di Peulimbang beberapa tahun silam yang harus kehilangan nyawanya karena menyebar aliran sesat dan harus mati di tangan masyarakat dengan keadaan yang sangat tragis yaitu dibakar.

kabar buruknya ya ikhwan, semenjak Tragedi Tsunami yang melanda "Bumoe 1001 Aulia" (Bumi 1001 Wali Allah) ini, berbagai macam model aliran sesat dengan mudahnya memasuki aceh, mulai dari :

-Millata Abraham
-Salik Buta
-Syi'ah
-LDII
-Wahhabi
-Dll

Tapi Insya Allah hal demikian tak membuat masyarakat Aceh lengah dalam mengawasi wilayahnya yang mulai disusupi ajaran sesat, ketika aliran sesat sudah mulai menunjukkan "taringnya" sedikit demi sedikit, masyarakat mulai memberi peringatan pertama dan kedua, maka apabila peringatan tersebut sudah tak di indahkan oleh si "Penista Agama" maka, seluruh lapisan masyarakat, mulai dari Teungku Dayah, Santri, Masyarakat Awam, Masyarakat yang hanya fanatik pada ulama hingga para "Preman" yang ber-KTP ISLAM pun ikut turut serta menghalau Aliran Sesat tersebut.

Seperti video yang satu ini, menunjukkan amarah masyarakat yang luar biasa terhadap aliran sesat wahabi di daerah Peukan Bada Aceh Besar


Jadi, ini menjadi suatu peringatan keras bagi anda-anda yang berencana menyebar aliran sesat di Aceh, lebih baik berfikir-fikir dulu, sebelum berkecamuknya perang di Aceh akibat ulah anda,
ketahuilah ikhwan, bahwa masyarakat Aceh siap mati dan cedera hanya untuk membela agamanya yang sudah menjadi agama nenek moyang bangsa aceh itu sendiri.
Hanya dengan bermodalkan Mati Syahid dan perintah alim ulama, kami beserta seluruh lapisan masyarakat aceh siap mempertaruhkan nyawa demi agama, sebagaimana semboyan hidup kami :
"Hudep Beusaree, Matee Beusyahid" (Hidup Merata/Adil, Mati Harus Syahid)

Allahu Akbar!!!

(Penulis : Teuku Rifaldi Putra)
Previous Post
Next Post

post written by:

0 comments: